5 Jenis penutup lantai ini bisa jadi pilihan dekorasi rumah

Hargaparket.com – Penutup lantai atau finishing adalah bagian lantai terluar yang bersentuhan langsung dengan anggota badan. Finishing lantai pada umumnya melapisi permukaan lantai dengan material sesuai pilihan,bisa terbuat dari tekstil,resin,karet,bahan alami dan non alami yang memiliki tekstur permukaan yang aman dan nyaman.

Di Indonesia,bahan penutup lantai yang paling banyak digunakan terbuat dari keramik,granit bahkan dari lantai kayu parquet. Semua jenis penutup lantai memiliki daya tahan,harga,elastisitas,kenyamanan dan cara membersihkan yang berbeda-beda.

Baca juga artikel kami tentang :

Untuk lebih jelas nya bisa  disimak 5 (lima) jenis penutup lantai yang biasa digunakan.

  1. Karpet (textile flooring).
    Mengingat bahan karpet ini terbuat dari bahan beludru,bulu dll. Maka penempatannya sebaiknya di bagian dalam ruangan / indoor agar tidak kotor dan basah. Karpet yang baik dapat dilihat dari permukaannya,semakin banyak serat fiber maka akan semakin lembut,kekuatan karpet dapat bertahan 15 – 18 Tahun.
  2. Lantai kayu (wood flooring).
    Jenis lantai kayu secara global dibagi 2 yaitu papan dan parket. Papan parket / flooring parquet adalah lembaran kayu yang biasanya digunakan untuk area outdoor,sedangkan lantai kayu parket adalah potongan kayu yang pada pemasangannya disusun mengikuti kuncian yang sudah dibuat pabrik parquet.

    Sampel lantai Kayu Terpasang

  3. Lantai kayu laminate (laminated flooring).
    Dilihat dari tampilannya hampir mirip dengan wood flooring,yang membedakan adalah bahan pembuat nya. Laminated flooring merupakan lapisan kayu atau serat kayu yang dibagian atasnya diberi pelindung. Terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan. Kekurangan dari laminated flooring adalah tidak bisa di finishing ulang seperti lantai kayu solid. Penggunaannya untuk area outdoor. Variasi warna dan corak kayu lebih ber variatif dibanding lantai kayu asli/solid.
  4. Hard flooring
    Adalah jenis penutup lantai yang paling banyak digunakan di Indonesia,terbuat dari keramik,terakota,kaca,marmer dll. Hard flooring memiliki daya tahan sangat tinggi bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama sekali,dapat digunakan untuk indoor maupun outdoor.
  5. Resilent flooring.
    Terbuat dari material yang lebih elastis,empuk saat dipijak. Biasanya jenis penutup lantai yang satu ini untuk area tempat bermain anak,ruang olahraga/fitness. Jenis resilent flooring : linoleum,sheet vinyl,cork dan karet.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s